Nasib UAS RPL Kita.

Yup! Setelah kemarin kami mahasiswa Binus University menjalani satu kegiatan yang sangat mendebarkan, ujian akhir semester [UAS] RPL, akhirnya saya bisa juga nulis lagi di blog kesayangan ini. Kenapa saya nulis tentang UAS RPL ini? Karena saya ngerasa banyak banget mahasiswa yang ga bisa mengerjakan ujian ini dengan baik. Ngaku aja deh..

RPL atau Rekayasa Piranti Lunak alias Rekayasa Perangkat Lunak alias Rekayasa Pengerjaan Latihan, bahkan ada yang maksain Rekayasa Paling Libet. hehe. Mungkin pada heran kali ya, kok bisa yakin gitu banyak yang ga bisa ngerjain RPL. Yakin kok yang negatif. Saya yakin gini ya karena awalnya saya juga udah yakin kalo sumber utama belajar mahasiswa itu satu jenis. Apa itu? Soal Quiz akhir kelas 04POT. Ya apa ya?

Ya sudah. Sekarang giliran kita beberkan apa benar banyak yang ga bisa. Berdasarkan survey yang saya buat. Dari 100 orang yang isi. Kok cuman 100? Kan mahasiswa Computer Science Binus University angkatan 2010 ada 1500an orang, dikit amat. Bukan maksud hati saya mau ngebatesin cuma 100 orang saudara-saudara. Apalah daya, fasilitas yang saya dapat cuma bisa maksimal 100 orang saja yang bisa isi. Maklum pakai gratisan. Ok lah, ini datanya.

1. Apakah Anda bisa mengerjakan UAS RPL kali ini [semester genap tahun 2007/2008]?
11 orang atau 11% menjawab bisa.
89 orang atau 89% menjawab tidak bisa.
2. Apakah dosen Anda memberi kisi-kisi?
29 orang atau 29% menjawab Ya.
71 orang atau 71% menjawab Tidak.

Apa artinya data di atas? Menurut saya, ini berarti bahwa dugaan saya itu benar. Banyak mahasiswa yang tidak bisa mengerjakan UAS RPL kali ini. Alasan yang disampaikan bermacam-macam. Mulai dari kisi-kisi yang ga cocok, ga dikasih kisi-kisi, ga belajar, dosen ngajar cuman 1 shift [seharusnya 2 shift sepekan]. Bagi Anda yang berminat untuk melihat alasan-alasan yang disampaikan oleh responder, silakan untuk memintanya di kolom komentar di bawah ini.

Pesan saya, untuk ke depan. Jangan lagi kita mengandalkan kisi-kisi yang diberikan oleh dosen. Sebab, bisa saja itu benar bisa saja itu salah. Bahkan mungkin menyesatkan. Belajar aja sungguh-sungguh, pelajari semua materi sampai muntah-muntah. hehe..

Oia saya juga ga bisa ngerjain, jadi jangan pada protes ya..


About this entry