<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>robee di sini! &#187; Linux</title>
	<atom:link href="http://muhammad.robee.web.id/category/linux/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muhammad.robee.web.id</link>
	<description>Untuk belajar, belajar, dan belajar</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Aug 2010 15:46:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Install Linux Tanpa Buat Partisi</title>
		<link>http://muhammad.robee.web.id/linux/install-linux-tanpa-buat-partisi/</link>
		<comments>http://muhammad.robee.web.id/linux/install-linux-tanpa-buat-partisi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2008 12:19:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>robee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[daemon tools]]></category>
		<category><![CDATA[intrepid]]></category>
		<category><![CDATA[iqbal]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[wubi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muhammad.robee.web.id/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya saya memutuskan untuk menulis ini juga. Mengingat banyaknya teman yang minta dijelasin cara menginstall linux. Akan tetapi, karena kebutuhannya mendesak dan kebanyakan masih awam mengenai linux. Saya akan coba membimbing menginstall linux tanpa membuat partisi saja. Oia, asumsi saya semua yang akan menginstall ini sudah terinstall windows sebelumnya. Jadi nantinya linux itu akan dianggap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya saya memutuskan untuk menulis ini juga. Mengingat banyaknya teman yang minta dijelasin cara <strong>menginstall linux</strong>. Akan tetapi, karena kebutuhannya mendesak dan kebanyakan masih awam mengenai linux. Saya akan coba membimbing menginstall linux tanpa membuat partisi saja. Oia, asumsi saya semua yang akan menginstall ini sudah terinstall windows sebelumnya.</p>
<p>Jadi nantinya linux itu akan dianggap sebagai program aplikasi seperti aplikasi-aplikasi lain. Linux yang akan digunakan yaitu linux <strong>Ubuntu Intrepid Ibex</strong> <span style="text-decoration: line-through;">[Kali ini bukan Iqbal Iqra lagi, hehe]</span>.</p>
<p>Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mendapatkan CD atau Image CD dari ubuntu tersebut. Kamu bisa dapatkan Image CD ubuntu dalam bentuk ISO dari situs resminya, <a href="http://ubuntu.com" target="_blank">ubuntu.com</a>. Atau melalui situs cermin macam <a href="ftp://kambing.ui.edu/pub/ubuntu/releases/intrepid/" target="_blank">kambing.ui.edu</a> yang servernya berada di Indonesia. Pilih <strong>ubuntu-8.10-desktop-i386.iso</strong>.<br />
<span id="more-98"></span><br />
Setelah mendapat CD atau ISO ubuntu, kita bisa mulai untuk langsung menginstallnya. Nah buat yang memakai ISO, silakan file tersebut kamu <span style="text-decoration: line-through;">buka</span> mount dulu file tersebut menggunakan software <a href="http://www.daemon-tools.cc/dtcc/download.php?mode=Download&amp;id=81" target="_blank">daemon tools</a>. Setelah CD dimasukkan atau ISO di-mount, akan muncul jendela seperti ini.</p>
<p><a href="http://muhammad.robee.web.id/wp-content/uploads/2008/11/ubuntu1.png"><img class="aligncenter size-medium wp-image-99" title="Ubuntu wubi" src="http://muhammad.robee.web.id/wp-content/uploads/2008/11/ubuntu1-300x233.png" alt="ubuntu1 300x233 Install Linux Tanpa Buat Partisi" width="300" height="233" /></a></p>
<p>Jika jendela tersebut tidak muncul, jalankan file <strong>umenu.exe</strong> yang ada di dalam CD tersebut. Kemudian klik tombol <strong>Install Inside Windows</strong>.</p>
<p>Setelah itu akan muncul lagi jendela seperti ini.</p>
<p><a href="http://muhammad.robee.web.id/wp-content/uploads/2008/11/ubuntu2.png"><img class="aligncenter size-medium wp-image-100" title="ubuntu wubi step 2" src="http://muhammad.robee.web.id/wp-content/uploads/2008/11/ubuntu2-300x233.png" alt="ubuntu2 300x233 Install Linux Tanpa Buat Partisi" width="300" height="233" /></a></p>
<p>Nah, silakan kamu isi <strong>Installation drive</strong> dengan drive yang akan menjadi tempat si ubuntu bersemayam. <strong>Installation size</strong> mending di isi minimal 4GB. <strong>Desktop Environment</strong> bisa ditinggalkan seperti itu saja. Kemudian isikan <strong>username</strong> dan <strong>password</strong> yang nantinya akan digunakan di dalam ubuntu. Jangan sampe lupa passwordnya ya. Untuk password isikan dua kali. Terakhir klik <strong>Install</strong>.</p>
<p>Proses pemasangan ubuntu berlangsung.</p>
<p><a href="http://muhammad.robee.web.id/wp-content/uploads/2008/11/ubuntu3.png"><img class="aligncenter size-medium wp-image-101" title="proses install ubuntu" src="http://muhammad.robee.web.id/wp-content/uploads/2008/11/ubuntu3-300x233.png" alt="ubuntu3 300x233 Install Linux Tanpa Buat Partisi" width="300" height="233" /></a></p>
<p>Dan akhirnya selesai.</p>
<p><a href="http://muhammad.robee.web.id/wp-content/uploads/2008/11/ubuntu4.png"><img class="aligncenter size-medium wp-image-102" title="Pemasangan ubuntu selesai" src="http://muhammad.robee.web.id/wp-content/uploads/2008/11/ubuntu4-300x233.png" alt="ubuntu4 300x233 Install Linux Tanpa Buat Partisi" width="300" height="233" /></a></p>
<p>Nah selesailah proses install ubuntu sementara selesai. Pada saat booting, kamu bakal disuruh milih, mau masuk windows atau masuk ubuntu. Nah ketika kali pertama jalanin ubuntu, proses instalasi akan berlanjut secara otomatis. Jadi tungguin aja sampe selesai. Setelah itu akan reboot lagi, dan jadilah.</p>
<p>Jika sewaktu-waktu kamu sudah bosan dengan ubuntu dan pengin menghilangkannya. Seharusnya sih ga mungkin bosen hehe. Kamu bisa langsung meng-uninstallnya lewat menu add remove program di control panel.</p>
<p><a href="http://muhammad.robee.web.id/wp-content/uploads/2008/11/ubuntu5.png"><img class="aligncenter size-medium wp-image-103" title="uninstall ubuntu" src="http://muhammad.robee.web.id/wp-content/uploads/2008/11/ubuntu5-300x217.png" alt="ubuntu5 300x217 Install Linux Tanpa Buat Partisi" width="300" height="217" /></a></p>
<p>Karena window manager yang dipakai di ubuntu adalah Gnome, maka aplikasi kate dan konsole tidak ada. Kamu bisa menggantinya dengan <strong>Text Editor</strong> yang ada di menu <strong>Applications -&gt; Accessories -&gt; Text Editor</strong>. Sedangkan untuk konsole bisa diganti dengan <strong>Terminal</strong> lewat menu <strong>Applications -&gt; Accessories -&gt; Terminal</strong>. Fungsinya sama saja.</p>
<p><strong>PERINGATAN:</strong><br />
Jangan salahkan saya jika pada akhirnya kamu betah berlama-lama di ubuntu dan enggan untuk kembali pada windows.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muhammad.robee.web.id/linux/install-linux-tanpa-buat-partisi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Trik Ujian Praktikum Sistem Operasi</title>
		<link>http://muhammad.robee.web.id/linux/tips-trik-ujian-praktikum-sistem-operasi/</link>
		<comments>http://muhammad.robee.web.id/linux/tips-trik-ujian-praktikum-sistem-operasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2008 17:44:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>robee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[sistem operasi]]></category>
		<category><![CDATA[utp sisop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muhammad.robee.web.id/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[Keterangan: Bagi yang udah donlot tapi ga bisa buka, silakan donlot lagi. Maaf, udah ngerepotin. Maaf kali ini saya ga bagi&#8221; materi buat dipelajari lagi. Soalnya saya liat kok udah lengkap banget penjelasan dari ast lab di masing-masing soal. Tapi tenang aja, saya uploadkan soal + jawaban dari ast lab, kali aja ada yang belum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>Keterangan: Bagi yang udah donlot tapi ga bisa buka, silakan donlot lagi. Maaf, udah ngerepotin.</strong></p>
<p>Maaf kali ini saya ga bagi&#8221; materi buat dipelajari lagi. Soalnya saya liat kok udah lengkap banget penjelasan dari ast lab di masing-masing soal. Tapi tenang aja, saya uploadkan soal + jawaban dari ast lab, kali aja ada yang belum sempat copy.</p>
<p>Nah apa tips dan trik pas ujian praktikum tengah semester alias UTP Sistem Operasi [SisOp] nanti? Tipsnya adalah, gunakan <strong>konqueror</strong> untuk baca manual [man].</p>
<p>Caranya, tekan ALT+F2, trus ketik konqueror. Setelah jendela konqueror terbuka, ketik <strong>man:perintah</strong>. Nah mule sekarang ga ada lagi tuh susah baca man. Hehe. Tips selanjutnya?<br />
<span id="more-89"></span><br />
Tips selanjutnya, selalu coba gunakan opsi &#8211;help sebelum menggunakan man. Soalnya kadang lebih sederhana dengan &#8211;help itu, akhirnya jadi lebih gampang dimengerti.</p>
<p>Nah sekarang, inilah soal+jawaban SisOp praktikum : <a href="http://muhammad.robee.web.id/wp-content/uploads/2008/11/t0316-sistem-operasi.zip">t0316-sistem-operasi</a></p>
<p>Dan ini ada materi tambahan kalo diperlukan : <a href="http://muhammad.robee.web.id/wp-content/uploads/2008/11/tambahanos.zip">tambahanos</a></p>
<p>Nah segitu dulu dah, kalo ada pertanyaan silakan isi form komentar. Mudah-mudahan bisa saya jawab. Hehe.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muhammad.robee.web.id/linux/tips-trik-ujian-praktikum-sistem-operasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tutorial Linux: top, ps, free, vmstat, renice [2]</title>
		<link>http://muhammad.robee.web.id/linux/tutorial-linux-top-ps-free-vmstat-renice-2/</link>
		<comments>http://muhammad.robee.web.id/linux/tutorial-linux-top-ps-free-vmstat-renice-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2008 14:23:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>robee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[binus]]></category>
		<category><![CDATA[rtfm]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muhammad.robee.web.id/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[Fiufh.. akhirnya bisa juga ngelanjutin ini tulisan. Maaf agak lama, mungkin karena saya emang lagi malas menulis atau gimana. Tapi ya sudah lah, untuk materi yang kemarin gimana? Udah pada nguasain? Kalo belum bilang ya. Mungkin karena tulisan saya yang perlu diperbaiki. 2. a. Jalankah perintah top. Apakah perbedaannya dengan perintah ps ? b. Tampilkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Fiufh.. akhirnya bisa juga ngelanjutin ini tulisan. Maaf agak lama, mungkin karena saya emang lagi malas menulis atau gimana. Tapi ya sudah lah, untuk materi yang <a href="http://muhammad.robee.web.id/linux/tutorial-linux-top-ps-free-vmstat-renice-1/" target="_blank">kemarin</a> gimana? Udah pada nguasain? Kalo belum bilang ya. Mungkin karena tulisan saya yang perlu diperbaiki.</p>
<blockquote><p>2. a. Jalankah perintah top. Apakah perbedaannya dengan perintah ps ?<br />
b. Tampilkan hanya 5 proses yang diamati !<br />
c. Ubahlah refresh rate nya menjadi 1 detik !<br />
d. Bagaimana caranya jika kita ingin melakukan refresh sewaktu-waktu (pada saat yang diinginkan) ?<br />
e. Tampilkan proses yang ada tetapi disort berdasarkan USER !</p></blockquote>
<p><span id="more-57"></span><br />
Perbedaan antara <strong>top</strong> dengan <strong>ps</strong> adalah <strong>ps</strong> hanya sekali mencetak proses-proses yang sedang berjalan, sedangkan <strong>top</strong> bisa menampilkan berkali-kali dengan opsi-opsi tertentu alias punya <strong>refresh rate</strong> gtu. Hmm mungkin kata-katanya kurang pas tapi seperti itulah intinya.</p>
<p>Untuk menampilkan hanya 5 proses yang diamati tekan <strong>n</strong> atau <strong># </strong>pada saat <strong>top</strong> sedang berjalan, kemudian isikan <strong>5</strong>. Jangan lupa selalu tekan tombol <strong>h</strong> jika kamu lupa atau bingung. Semuanya ada di situ.</p>
<p>Untuk mengubah refresh rate menjadi <strong>1</strong> detik, pada saat <strong>top </strong>sedang berjalan tekan<strong> s</strong> atau <strong>d</strong> lalu isikan <strong>1</strong>.</p>
<p>Untuk melakukan refresh sewaktu-waktu bisa dengan menekan tombol <strong>enter </strong>atau <strong>spasi</strong>.</p>
<p>Menampilkan proses terurut berdasarkan user bisa dilakukan dengan menekan tombol <strong>F</strong> [f gede loh ya.]. Trus tekan tombol <strong>e </strong>untuk user. Tekan enter.</p>
<p>Lanjut ke nomer berikutnya ya..</p>
<blockquote><p>3.  Coba jalankan perintah top ! Apakah yang dimaksud dengan NI (nice value) ? Bagaimana cara mengubah NI dari suatu PID ? Kalau ada PID 6320 yang memiliki NI awal 0, cobalah untuk mengubahnya menjadi 6 ! Setelah itu cobalah untuk mengubahnya kembali menjadi 0? Apakah yang terjadi? Mengapa hal itu bisa terjadi?</p></blockquote>
<p><strong>NI [nice value] </strong>adalah suatu nilai yang menunjukkan urutan prioritas suatu proses. Semakin kecil nilai NI maka proses tersebut semakin diprioritaskan. Untuk mengganti nilai NI suatu PID, tekan <strong>tombol r.</strong> Isikan PID yang ingin kamu ganti NI-nya. Bagi user biasa, hak untuk mengganti NI yaitu cuma bisa memperbesar nilai NI. User biasa tidak memiiliki hak untuk memperkecil nilai NI. Hanya root yang bisa melakukannya. Karena itulah pada saat kamu mencoba untuk mengganti nilai NI suatu PID menjadi lebih kecil, keluar error Permission Denied.</p>
<blockquote><p>4.	Untuk menghentikan suatu proses yang sedang berjalan, kita dapat memakai perintah kill . Apakah kegunaan dari perintah ini secara umum ? Bagaimana cara menggunakan perintah tersebut ?</p></blockquote>
<p>Secara umum, kegunaan perintah <strong>kill </strong>ialah untuk mengirim sinyal kepada suatu proses. Akan tetap secara default jika kita menjalankan perintah kill maka sinyal yang terkirim adalah sinyal <strong>TERM</strong> [terminate]. Untuk mengetahu signal [sinyal] apa saja yang bisa dikirim oleh kill, jalankan<strong> kill -l.</strong> Sedangkan untuk mengetahui apa maksud dari signal-signal tersebut jalankan man -a signal.</p>
<p>Untuk menggunakan perintah kill bisa dengan mengetik <strong>kill [-signal] PID</strong>. Atau bisa juga mengganti PID dengan index prosesnya. Itu loh yang pake persen di depannya.</p>
<blockquote><p>5.	Ketika kita memakai perintah kill, kita dapat menambahkan signal number. Jika kita menjalankan perintah kill tanpa menambahkan signal number, default signal apa yang digunakan ? Signal apa saja yang dapat digunakan oleh perintah ini ?</p></blockquote>
<p>Sudah dijelaskan pada pertanyaan sebelumnya. Hehe..</p>
<blockquote><p>6. a. Jelaskan perbedaan background proses dan foreground proses ?<br />
b. Bagaimana cara memindahkan proses yang ada ke background ?<br />
c. Perintah apakah yang digunakan untuk melihat proses yang ada di background ?<br />
d. Pada daftar proses, terdapat proses yang diberi tanda positif ( + ) dan negatif ( &#8211; ). Apakah arti dari    tanda tersebut?<br />
e. Bagaimana cara untuk mengembalikan proses yang berada di background ke foreground kembali?</p></blockquote>
<p>Sesuai dengan namanya maka background proses adalah proses yang berjalan dibalik layar, sedangkan foreground proses adalah proses yang berjalan secara kasat mata. Halah.. Untuk memindahkan proses foreground menjadi background, cukup tekan <strong>Ctrl+z</strong> ketika berada di terminal dimana proses itu berjalan. Akan tetapi dengan demikian maka proses akan berada dalam kondisi stopped. Jalankan jobs untuk melihat proses yang sedang berjalan pada background. Tanda + itu mengartikan bahwa dia adalah proses terakhir. Sedangkan tanda &#8211; menunjukkan dia itu proses kedua terakhir. Untuk mengembalikan proses di background menjadi kembali di foreground jalankan perintah <strong>fg %nomorproses</strong>. Misalnya <strong>fg %1</strong> untuk mengembalikan proses dengan index 1.</p>
<blockquote><p>7.  Untuk melihat statistik memory yang ada, kita dapat menggunakan perintah free . Cobalah untuk menampilkan statistik penggunaan memory dengan  delay 3 detik, tampilkan dalam satuan megabyte , tampilkan juga detil dari statistic high memory dan low memory serta tampilkan juga totalnya !</p></blockquote>
<p>Untuk menampilkan dengan delay bisa dengan menambahkan opsi <strong>-s</strong>. Jadi <strong>free -s delay</strong>. Dan untuk membatasi jumlah output yang keluar tambahkan opsi<strong> -c</strong>. Jadi <strong>free -s delay -c jumlah</strong>. Ganti nilai delay dan jumlah dengan nilai yang kamu inginkan. Untuk menampilkan dalam satuan megabyte, tambahkan opsi <strong>-m</strong>. Untuk menampilkan detail high dan low memory tambahkan opsi<strong> -l</strong>. Dan untuk menampilkan total memory-nya tambahkan opsi <strong>-t</strong>.</p>
<blockquote><p>8.	Jalankan perintah vmstat ! Apakah perbedaannya dengan perintah free ? Cobalah untuk menampilkan  statistik dari virtual memory yang akan di refresh setiap 2 detik sebanyak 10 kali serta tampilkan juga active / inactive memory dalam satuan megabyte !</p></blockquote>
<p>Perbedaan antara <strong>vmstat</strong> dengan <strong>free</strong> yaitu<strong> vmstat </strong>digunakan untuk mengetahui statistik virtual memory. Sedangkan <strong>free</strong> digunakan untuk mengetahui statistik RAM. Untuk menampilkan sebanyak 10 kali dengan delay 2 detik, cukup jalankan <strong>vmstat delay count</strong>. Ganti delay dengan 2 dan count dengan 10. Untuk menampilkan active/inactive memory dalam satuan megabyte jalankan <strong>vmstat -a -S M</strong>.</p>
<blockquote><p>9.	Jalankan perintah shutdown ! Apakah yang terjadi ? Apakah kegunaan dari perintah ini ? Siapa saja yang dapat menjalankan perintah ini ?</p></blockquote>
<p>Yang mempunyai hak untuk menjalankan perintah <strong>shutdown</strong> adalah <strong>root</strong>. Oleh karena itulah, saat kita sedang sebagai user biasa mencoba menjalankan shutdown maka keluar error permission denied. Kegunaan dari perintah shutdown adalah untuk mematikan, me-restart komputer.</p>
<blockquote><p>10. Cobalah untuk melakukan restart dengan perintah shutdown , restart dilakukan setelah 1 menit dan tampilkan pula pesan “Komputer ini akan segera di-restart”.</p></blockquote>
<p>Untuk memenuhi soal tersebut jalankan shutdown -r +1 &#8220;Komputer ini akan segera di-restart&#8221;.</p>
<p>Daripada menghafal semua perintah-perintah ini. Mending kuasai aja penggunaan man. Kuasai tips dan triknya. Sebab pada saat ujian nanti, fungsi man akan sangat berpengaruh. Juga seperti yang dibilang ast lab saya. Biasanya ast lab mencari-cari sesuatu yang miss pada mahasiswa. Jadi menguasai man itu lebih penting menurut saya. Kembali lagi pada dengungan <strong>RTFM [Read The Funny Manual]</strong>.. Hehe dari pada di sensor mendingan diplesetin aja dah.</p>
<p>Yup akhirnya selesai juga pembahasan ini. Oia tetap ya, kalau tulisan ini perlu diperbaiki atau kamu punya pendapat lain. Silakan untuk memberikan komentar. Insya Allah jika memang perlu tulisan ini akan diperbaiki.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muhammad.robee.web.id/linux/tutorial-linux-top-ps-free-vmstat-renice-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tutorial Linux: top, ps, free, vmstat, renice [1]</title>
		<link>http://muhammad.robee.web.id/linux/tutorial-linux-top-ps-free-vmstat-renice-1/</link>
		<comments>http://muhammad.robee.web.id/linux/tutorial-linux-top-ps-free-vmstat-renice-1/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2008 14:00:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>robee</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[ps free]]></category>
		<category><![CDATA[suse 9]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[vmstat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muhammad.robee.web.id/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Saatnya berbagi lagi.. Mmm, karena kemarin pas di lab matkul SisOphia pusing bin bingung alis keder maka saya putuskan untuk membahasnya di sini. Ayo siapa yang kemarin diajarin asisten lab yang ngomongnya secepat kilat bisa paham? Kata orang sih kalo pengin ilmunya nancep ya dibagi. Monggo dibagi. Hehe, ok lah kita mulai langsung aja ya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saatnya berbagi lagi.. Mmm, karena kemarin pas di lab matkul SisOp<span style="text-decoration: line-through;">hia</span> pusing bin bingung alis keder maka saya putuskan untuk membahasnya di sini. Ayo siapa yang kemarin diajarin asisten lab yang ngomongnya secepat kilat bisa paham? Kata orang sih kalo pengin ilmunya nancep ya dibagi. Monggo dibagi. Hehe, ok lah kita mulai langsung aja ya.</p>
<p>Di sini saya akan tetap menggunakan soal dari lab itu. Alasannya sih supaya lebih terarah aja. Biar sesuai dengan SAP-nya gtu. Sistem operasi yang digunakan dalam praktikum ini adalah Linux dengan distro SUSE 9 [atau 10 ya? lupa]. Sedangkan saya menggunakan Ubuntu ii [<a href="http://iqbalfajar.web.id" target="_blank"><span style="text-decoration: line-through;">Iqbal Iqra</span></a>] alias Ubuntu 8.10 Beta. Ga usah khawatir, sama aja kok perintah-perintah yang digunakan.</p>
<p>Hal yang akan kita pelajari adalah bagaimana menggunakan command top, ps, free, vmstat, kill, renice, shutdown beserta opsi atau option yang mengikutinya.</p>
<blockquote><p><span id="more-41"></span><br />
1. a. Cobalah untuk menjalankan perintah  ps. Apakah kegunaan dari perintah ini ?<br />
b. Cobalah untuk menampilkan seluruh proses yang ada !<br />
c. Cobalah untuk menampilkan proses yang sedang berjalan saja !<br />
d. Cobalah untuk menampilkan proses secara lengkap !<br />
e. Jalankan perintah ps a ! Jelaskan maksud dari huruf yang ada di dalam kolom STAT !</p></blockquote>
<p>Langsung buka terminal aja. Terserah mau pakai konsole atau gnome-terminal atau xterm atau apa aja deh sesuai selera. Untuk menjalankan perintah ps sangat mudah, cukup ketik ps trus enter di terminal. Kegunaan perintah ps adalah untuk melaporkan gambaran proses-proses terkini. Sesuai dengan apa yang dikatakan oleh man ps. Maaf nih kalo terjemahannya kurang pas, kurang ahli bahasa linggis.</p>
<p>Untuk menampilkan seluruh proses yang ada tambahkan opsi [a|-a|-A]. Opsi [a] digunakan jika ingin menampilkan semua proses termasuk dari user lain. Opsi [-a] digunakan jika ingin menampilkan semua proses tetapi tanpa informasi session header. Dan opsi [-A] digunakan jika ingin menampilkan semua informasi proses. Jadi untuk soal b itu mungkin yang dimaksud adalah ps -A.</p>
<p>Untuk menampilkan proses yang sedang berjalan saja gunakan opsi [r].</p>
<p>Untuk menampilkan proses secara lengkap gunakan opsi [-l|l].</p>
<p>Maksud dari huruf yang ada pada kolom STAT adalah kondisi status suatu proses. Ada beberapa huruf yang digunakan yaitu D, R, S, T, W, X, Z, <, N, L, s, l, +. Untuk mengetahui keterangan lengkap tentang huruf-huruf itu, jalankan man ps. Ketik /STAT, tekan tombol n sampai ketemu bagian tersebut.</p>
<p>Tadinya saya ingin tulis semua soalnya di satu tulisan ini. Akan tetapi karena ternyata terlalu banyak kalau ditulis dalam satu tulisan, jadi saya akan bagi dalam beberapa tulisan mendatang. Tunggu saja kelanjutannya.</p>
<p>Mohon koreksinya dari para pembaca. Jika ada kekurangan dalam penulisan saya katakan saja. Supaya saya bisa memperbaikinya, dan supaya tulisan mendatang jadi lebih baik. Dengan senang hati saya akan menerima sharing dari Anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muhammad.robee.web.id/linux/tutorial-linux-top-ps-free-vmstat-renice-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
